Minggu, 27 Januari 2013

Fungsi Ginjal


Tahukah kamu (*bukan temennya tempe) apa itu ginjal?

TJ initial  : kalo ga punya ginjal ga bakal bisa menikmati anugerah pi*pis (─‿‿─)
DR initial : ginjal itu kayak sejenis kacang2an yang tumbuh secara ganda di dalam rongga perut dekat tulang pinggang.
FG initial : glomerulus, tubulus, kontortus, kecepluss...

Kalo digabungin dari ketiga inisial itu, ginjal adalaaah (disebut juga ren) alat ekskresi kita berjumlah sepasang dan terletak di kanan dan kiri dekat tulang pinggang. Adapun bagian-bagiannya antara lain glomerulus, tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus proksimal, lengkung Henle, tubulus kolektivus, de el el el el (baca sendiri di buku ᵔᴥᵔ) . Yang paling benar sih, korteks (kulit ginjal), medula (sumsum ginjal), dan pelvis renalis (corong ginjal). Dimana terdapat berbagai tubulus tadi di dalam medula.

Ohya, pentingnya ginjal itu karena tanpa mereka, hidup ini tiada arti...乂◜◬◝乂
Sepasang ginjal itu tadi punya fungsi antara lain :
1. Mengekskresikan zat yang mengandung senyawa nitrogen, juga protein-protein asing yang masuk ke dalam tubuh, urea, dan asam urat
2. Alat pengatur kandungan zat gula
3. Menyaring darah
4. Mengekskresikan zat yang jumlahnya berlebihan
5. Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler
6. Mempertahankan keseimbangan asam dan basa
7. Mengatur konsentrasi garam mineral di dalam darah
8. Membantu keseimbangan air dalam tubuh
9. Mengekskresikan zat yang merugikan bagi tubuh,
    antara lain : urea, asam urat, amoniak, creatinin, garam anorganik, bakteri, obat-obatan

   Nah, gimana, penting banget kan ginjal? Maka dari itu, kita harus selalu menjaga, merawat, dan juga bersyukur atas ginjal yang Allah karuniakan. Jangan sampe rusak, apalagi buat mainan (barangkali anak kecil udah pinter main dokter-dokteran).

Keep your kidney, since you're a kid till end of your life! (゚ヮ゚)

Senin, 14 Januari 2013

Cinta yang Salah


sekali lagi, blog ini dibuat untuk mengekspresikan apa yang ada pada cerebellum dan tetangganya, okay !
(◕‿◕✿)


 dengan subjudul : Dicintai oleh orang yang Salah.. ๏̯͡๏

menyinggung sedikit, eumm.. tapi..eh, tidak, tidak.
orang itu adalah seseorang yang orang lain menginginkan orang itu untuk bersama orang tersebut tanpa orang lain yang disangkutpautkan dengan orang-orang tersebut. (bingung?)

Q :Jadi begini, aku mencintai seseorang dimana ia sepertinya tidak mencintaiku, bahkan tak bergeming sedikitpun (╥﹏╥) . 
Tapi di sisi lain, ada orang lain yang kuperhatikan, ia selalu memperhatikanku..

V : entah mengapa setiap aku melihatnya, dia sedang menujukan matanya terhadapku. Apakah saat aku tak melihatnya, dia juga melakukan hal yang sama ?
Aku jadi risih.. Apalagi ada W, yang sekarang ini sedang melakukan semacam pendekatan pada Q. Aku semakin merasakan hal yang sungguh membuatku tidak nyaman... ˚⌇˚

Q : aku sungguh menginginkannya..

V : aku tidak menginginkan untuk orang yang telah ada seseorang yang lebih menginginkannya ,
Ya Allah, kenapa W meneteskan air matanya ?
ambil saja Q, ambil !! 
hei Q, kenapa tak kau coba untuk menghargainya?!
ohh...aku semakin merasa bersalaaaaah.. (╥.╥)


W : aku pasrahkan kepadamu, Ya Allah.. 
eumm.. tapi aku tak bisa biarkan perasaan ini membara mbara.. ♥╭╮♥





                        So, which one is represented me ?

Minggu, 13 Januari 2013

mari berbahasa yang benar! ╚(•⌂•)╝

(memuat ulang dari suara merdeka)

Ditemukan 25 Kantong Jenazah atau 
Ditemukan Jenazah 
25 Kantong?

Berbahasa, tidak bisa lepas dari logika. Meskipun sesuatu bahasa, secara struktur benar tapi kalau tidak logis, pengguna bahasa akan mengalami kegagalan dalam berkomunikasi. Kita sering memotong pembicaraan secara sepihak, setelah kita merasa kalah dalam adu berargumentasi, dengan mengatakan, berbahasa itu yang penting komunikatif. Kalau lawan bicara sudah memahami apa yang kita maksud maka selesailah masalah.
Kita ambil contoh dalam bahasa Jawa, kalau ada orang mengatakan: pangapunten kulo bade sare rumiyin,  kulo bade dhahar, dan lainnya. Banyak yang berkomentar bahwa cara berbahasa Jawa orang itu salah, sebab dia membahasakan dirinya dengan krama inggil. 
Mengapa orang berani menyalahkan? Jawaban yang  pasti, karena orang itu paham aturan bahasa Jawa.
Sekarang, bagaimana dengan bahasa Indonesia? Sudah benarkah berbahasa Indonesia kita? Kalau kita cermati ternyata banyak cara berbahasa Indonesia kita salah. Sebagai contoh yang terdapat dalam judul tulisan ini. 
Sering kita dengar, ucapkan, bahkan mengajarkan kepada orang lain cara berdoa dengan bahasa yang salah. 1. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku (?). 2. Ya Allah, ampunilah anak-anakku. 3. Ya Allah, ampunilah orang tuaku. 4. Ya Allah, ampunilah para pemimpin bangsaku. 5. Ya Allah, ampunilah anak istriku.
Mari kita mencoba menanyakan makna doa kita itu. Untuk nomor 2-5 , siapa yang (akan) diampuni Allah? Jawabnya, yang (akan) diampuni yaitu anak-anakku, orang tuaku, para pemimpin bangsaku, dan anak striku. Kalau kita ajukan pertanyaan yang sama pada doa nomor satu, maka jawabnya,  kalau kita mau jujur, yang akan diampuni bukan aku, tapi dosa-dosaku. Kesimpulannya,apalah artinya kita berdoa untuk diri sendiri kalau yang diampuni bukan diri kita tetapi dosa-dosa kita?
Demikian pula kalimat yang sangat populer setelah jatuhnya pesawat SSJ 100, yaitu, ”Sampai pagi ini, telah diketemukan 25 kantong jenazah.” Bandingkan dengan kalimat berikut: Tadi pagi saya sarapan 2 bungkus mi, tapi belum kenyang juga. Untuk keperluan pesta, ibu membeli 7 kantong beras. Pertanyaan yang muncul, bagaimana bisa kenyang kalau sarapannya bukan mi tapi hanya bungkusnya saja, meskipun habis 2 atau 15 bungkus.
Kalimat berikutnya, buat apa kantong beras, dan bukan berasnya untuk keperluan pesta? Demikian pula, apalah artinya jika yang diketemukan ternyata hanya kantong jenazah saja meskipun sebanyak 25 dan bukan (potongan) jenazahnya?
Kesimpulannya, marilah kita berbahasa dengan cermat. Bahasa yang tidak membingungkan karena ambigu, atau bermakna ganda. Kalimat-kalimat itu yang benar adalah: Telah ditemukan (potongan) jenazah sebanyak 25 kantong, (bukan 25 kantong jenazah). Tadi pagi saya sarapan mi 2 bungkus (bukan sarapan 2 bungkus mi). Untuk keperluan pesta, ibu membeli beras 7 kantong (bukan 7 kantong beras). Ya Allah, Ampunilah aku (bukan ampunilah dosa-dosaku). ●‿●

Sabtu, 12 Januari 2013


Tiger Flute
More Images

Selasa, 01 Januari 2013

gambar

Buatku, menggambar itu merupakan goresan emosi ..
jadi dimana saat aku sedih, aku biasa gambar wajah sedih.. aku lagi mikirin seseorang, aku gambar deh si doi, bheheehe, lagi galau, lagi kasmaran, lagi seneng, lagi pingin bundir (=bunuh diri *cuma pingin lho), bayangin kalo punya rumah sendiri, bayangin, rasain, atau ingiiiin apa gitu, tinggal ambil secuil kertas, then go for it !
Tapi pernah nih, gambar yang emosinya kurang bagus, eh malah terwujud  -_-" ,
setelah itu jadi pingin gambar yang emosinya bagus bagus, tapai kaga terwujud.. -.-"

Ya sudah lah, toh awalnya tadi aku nggambar karna emosi yang lagi aku raasain, hhe
ini dia beberapa diantara mereka... (maap ga punya scanner)